مَنِ انْتَهَى إِلَى الْعَالِمِ، وَجَلَسَ مَعَهُ، وَلَا يَقْدِرُ عَلَى أَنْ يَحْفَظَ الْعِلْمَ، فَلَهُ سَبْعُ كَرَامَاتٍ
"Siapa yang berhenti di sisi orang ‘alim, dan duduk dalam majelisnya, dan dia tidak mampu untuk menghafal ilmu tersebut, maka baginya (tetap) memperoleh tujuh kemuliaan:"
1
أَوَّلُهَا: يَنَالُ فَضْلَ الْمُتَعَلِّمِينَ.
Memperoleh keutamaan orang-orang yang belajar.
2
وَالثَّانِي: مَا دَامَ جَالِسًا عِنْدَهُ كَانَ مَحْبُوسًا عَنِ الذُّنُوبِ وَالْخَطَأِ.
Selama duduk di sisinya, ia terhalang dari berbuat dosa dan kesalahan.
3
وَالثَّالِثُ: إِذَا خَرَجَ مِنْ مَنْزِلِهِ تَنْزِلُ عَلَيْهِ الرَّحْمَةُ.
Jika ia keluar dari rumahnya, maka turun rahmat kepadanya.
4
وَالرَّابِعُ: إِذَا جَلَسَ عِنْدَهُ، فَتَنْزِلُ عَلَيْهِمُ الرَّحْمَةُ، فَتُصِيبُهُ بِبَرَكَتِهِمْ.
Jika ia duduk di majelisnya, lalu turun rahmat kepada orang-orang yang hadir, maka ia ikut mendapat bagiannya karena berkah mereka.
5
وَالْخَامِسُ: مَا دَامَ مُسْتَمِعًا تُكْتَبُ لَهُ الْحَسَنَةُ.
Selama ia mendengarkan, maka dicatat baginya kebaikan.
6
وَالسَّادِسُ: تَحُفُّ عَلَيْهِمُ الْمَلَائِكَةُ بِأَجْنِحَتِهَا رِضًا وَهُوَ فِيهِمْ.
Para malaikat menaungi mereka dengan keridhaan, sementara ia ada di antara mereka.
7
وَالسَّابِعُ: كُلُّ قَدَمٍ يَرْفَعُهُ، وَيَضَعُهُ يَكُونُ كَفَّارَةً لِلذُّنُوبِ، وَرَفْعًا لِلدَّرَجَاتِ لَهُ.
Setiap langkahnya menjadi penebus dosa, pengangkat derajat, dan penambah kebaikan.
Imam Abu Laits (w. 373 H) dalam Tanbîh al-Ghâfilîn h. 439
🤲
Dukung Operasional Dakwah
Keberlangsungan konten ideologis ini ada di tangan Anda. Setiap rupiah adalah investasi jariyah untuk menjaga lisan dakwah tetap tegak.
📡
Ikuti Saluran Kaffah Media
Dapatkan update artikel terbaru langsung ke WhatsApp Anda tanpa terhalang algoritma media sosial.
